Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lebong Yustin Hendri mengatakan, ratusan makam yang memiliki nisan yang dinomori itu sudah sejak lama diketahui masyarakat. Namun, jumlahnya tidak diketahui dengan pasti.
"Warga setempat sudah lama tahu di bukit itu ada makam kuno, tetapi setelah kami cek ke lapangan ternyata jumlahnya hampir 1.000 makam dan uniknya semua nisan bernomor," katanya, Selasa (8/3/2011).
Uniknya lagi, terdapat satu nisan berbentuk salib yang bertuliskan arab gundul. Saat ini, petugas dari dinas pariwisata dan kebudayaan melakukan pengawasan terhadap ratusan makam yang sudah dibersihkan dari lumut itu.
"Kami sudah melaporkan ke Bupati dan DPRD, selanjutnya dalam waktu dekat akan berkoordinasi untuk menindaklanjuti temuan ini," tuturnya.
Yustin menuturkan, terdapat berbagai versi yang berkembang di masyarakat terkait temuan ratusan makam kuno tersebut. Sebagian mengatakan, ratusan nisan yang diberi nomor itu merupakan makam para buruh pekerja tambang emas zaman Belanda pada 1905-1938.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar